Perpustakaan IAIN Bengkulu merupakan sumber belajar dan sumber intelektual yang amat penting bagi sivitas akademika terutama dalam mendukung tercapainya program Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hal ini sejalan dengan fungsi perpustakaan sebagai sumber dan pusat layanan informasi.

Sejarah terbentuknya Perpustakaan IAIN Bengkulu tidak dapat dipisahkan dengan institusi induknya, yaitu sejak tahun 1975 hingga tahun 1995, IAIN Raden Fatah memiliki lima Fakultas, tiga Fakultas di Palembang, yaitu Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Ushuluddin; dan dua Fakultas lainnya; Fakultas Ushuluddin di Curup dan Fakultas Syariah di Bengkulu. Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam upaya pengembangan kelembagaan perguruan tinggi Islam, maka pada tanggal 30 juni 1997, kedua fakultas tersebut ditingkatkan statusnya menjadi sekolah tinggi agama Islam negeri (STAIN), yaitu STAIN Curup dan STAIN Bengkulu. STAIN Bengkulu didirikan berdasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 11 tahun 1997 tanggal 21 Maret 1997 serta Keputusan Menteri Agama R.I. Nomor: E/125/1997. Sekolah tinggi ini diresmikan oleh Menteri Agama pada saat itu, Dr. H. Tarmizi Taher, tanggal 30 Juni 1997 bersama dengan 32 STAIN lainnya. Pada masa itu ketua STAIN Bengkulu dijabat oleh Drs. H. Badrul Munir Hamidy sejak tanggal 30 Juni 1997 sampai dengan 7 Maret 2002. Selanjutnya sejak tanggal 7 Maret 2002 Ketua STAIN Bengkulu dijabat oleh Dr. Rohimin, M.Ag.  Pada tahun 2012, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2012, STAIN Bengkulu diubah menjadi IAIN Bengkulu. Sejalan dengan perkembangan sejarah IAIN Bengkulu tersebut, Perpustakaan mengalami peningkatan status, dari unit berubah menjadi Pusat Perpustakaan yang secara struktural berada langsung di bawah Rektor.

Periode kepemimpinan kepala Perpustakaan dijabat oleh :

Drs. Damri Harahap (s/d tahun 1983)

Drs. H. Syarnubi., M. Ag (1983-1984)

Dra. Nurbaiti, MA (1984-1999)

Drs. Lukman, SS., M. Pd (2000-2006)

Dr. Ali Akbarjono, S. Hum., M. Pd (2009-2017)

Ahmad Irfan, S.Sos.I., M. Pd.I. (2017-sekarang)